SIAPA DIRI KITA
Siapa Diri Kita
Pengenalan diri dalam dilakukan lebih dalam lagi, seperti menanyakan siapa aku dan dari mana aku datang? ke mana aku akan pergi? apa tujuan kedatangan dan persinggahan di dunia? dan sebagainya. Oleh sebab itu, mengenali diri sendiri begitu penting untuk dilakukan seorang muslim. Dengan demikian, pengenalan diri tidak hanya sekedar lahiriah.
مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ
Artinya: “Barang siapa yang mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya”.
Adapun mengenali diri sendiri dapat dimulai dengan mengenal 3 sifat manusia sebagaimana dikelompokkan Imam Ghazali.
Pertama, sifat-sifat binatang atau shifatul baha'im. Sifat-sifat binatang adalah sifat makhluk hidup dengan rutinitas kebutuhan biologis seperti tidur, makan, minum, kawin, dan sebagainya. Manusia memiliki sifat-sifat shifatul baha'im yang bersifat alamiah, dan kerap disebut dengan kebutuhan untuk mempertahankan hidup.
Kedua, sifat-sifat setan atau shifatusy syayathin. Sifat-sifat ini digambarkan dengan keburukan seperti mengobarkan kejahatan, tipu daya, dusta, dan sebagainnya.
Ketiga, sifat-sifat malaikat atau shifatul malaikah. Sifat-sifat malaikat adalah sifat yang senantiasa memuji, merenungi, dan menaati perintah Allah Swt.
Sebagaimana telah dijelaskan di atas, diri kita memiliki kecenderungan untuk menjalankan sifat hewan dan setan. Dengan demikian, seorang muslim harus senantiasa berusaha untuk mengendalikan makhluk yang berlebih dan meninggalkan sifat setan. Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-Ankabut ayat 69 sebagai berikut:
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ
Artinya: "Orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk [mencari keridaan] Kami benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan,"(QS. Al-Ankabut : 69).
Barakallah fiikum...

postingannya di update terus
BalasHapus